Memulai usaha? Beberapa hal berikut bisa menyebabkan kebangkrutan

Sebelum memulai usaha berberapa hal berikut perlu diperhatikan untuk menghindari terjadinya bangkrut


Hal yang dapat menyebabkan bangkrut pada perusahaan
Site:kuhiko.com

Bisnis - Berwirausaha adalah salah satu cara terbaik untuk memulihkan perekonomian. Dengan membuka usaha kita dapat membuka lowongan pekerjaan dan menarik orang - orang yang sedang menganggur menjadi bekerja serta memiliki penghasilan.

Disamping itu pastinya setiap usaha maupun pekerjaan terdapat risikonya. Nah, ada baiknya sebelum membuka usaha inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari terjadinya kerugian bahkan kebangkrutan.


1. Kurangnya manajemen hutang yang diterapkan


Hutang adalah pinjaman yang diberikan dengan tujuan membantu memberikan modal untuk membuka ataupun menambah usaha.

Namun, kurangnya manajemen atau tanpa adanya rencana matang bagaimana cara melunasinya menjadi salah satu faktor menumpuknya hutang dan bisa berakibat pada kebangkrutan.

Dianjurkan sebelum anda memutuskan untuk meminjam uang, sebaiknya hitung terlebih dahulu kemampuan finansial yang ada sehingga dapat menentukan seberapa besar uang yang akan dipinjam dan berapa lama jangka waktu pengembaliannya.

Pastikan melunasi semua hutang terlebih dahulu sebelum bersenang - senang dari keuntungan usaha anda.


2. Kerja dengan kemampuan dan peralatan seadanya


Bukan hanya soal hutang yang menyebabkan seseorang menjadi bangkrut, tetapi kerja serba ala kadarnya/seadanya juga dapat membuat orang bangkrut.

Kerja seadanya berarti produksi maupun usaha yang dilakukan tidak mempunyai target untuk meningkatkan penghasilan yang didapatkan.

Sehingga tinggi resiko terjadinya kebangkrutan. Dikarena semakin besarnya kebutuhan namun tidak diimbangi dengan penghasilan yang diperoleh. Akibatnya seseorang menempuh jalur hutang.

Mungkin awalnya semua masalah usaha terasa telah terselesaikan. Namun bila poin no 1 yaitu kurangnya manajemen hutang justru berakibat semakin tertekannya usaha bahkan tidak mampu melunasinya.

3. Kebiasaan gaya hidup konsumtif yang tinggi


Gaya hidup konsumtif
gaya hidup konsumtif

Memiliki kebiasaan konsumtif yang tinggi merupakan salah satu kemungkinan penyebab kebangkrutan. Lah kok bisa?

Bukan mengenai berapa banyak uang yang anda miliki. Baik itu sedikit ataupun banyak bila memiliki kebiasaan kurang baik ini bisa mengakibatkan kebangkrutan.

Sebab, ringan mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu padahal tidak begitu diperlukan memungkinkan seseorang cenderung tidak berpikir jauh untuk menghadapi berbagai resiko bisnis yang akan dihadapi dimasa mendatang. Terlebih bila tidak mempunyai dana darurat/cadangan.

4. Tidak mempunyai proteksi / jaminan asuransi


Asuransi sangat dibutuhkan untuk digunakan sewaktu-waktu bila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

Perlindungan berupa asuransi mampu mengatasi resiko terjadinya kebangkrutan sebab asuransi memberikan manfaat sebagai perlindungan terhadap sesuatu yang di asuransikan.

Hal ini dapat menjadi jalan keluar dikala terjadi sesuai yang tidak diinginkan, karena memang pihak asuransi akan memberikan pertanggung jawaban berupa dana sesuai dengan produk asuransi yang kita gunakan.

Itulah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab seseorang mengalami kebangkrutan. Sebaiknya mulailah memperbaiki kesalahan terlebih bila kesalahannya ada pada salah satu poin di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel